Rabu, 06 April 2011

Polisi Joget India Sekedar Hilangkan Stres, Jangan Dihukum Ya Pak!

Foto Istimewa

JAKARTA -
Merebaknya video anggota Brimob Polda Gorontalo Briptu Norman masih menjadi perbincangan hangat ditengah masyarakat luas. Melihat fenomena ini tak sedikit warga yang tertawa karena merasa terhibur saat melihat tontonan menarik itu.

Sejumlah Polisi Wanita dari satuan Samapta yang tengah berjaga pada sidang terdakwa terorisme Abu Bakar Baasyir di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan tersenyum geli saat ditanya seputar beredarnya video norman yang beberapa hari terakhir terdapat di situs Youtube.
Menurut mereka, hal itu semata hanya sekedar menghilangkan stres.  

Bagi mereka, kejenuhan sering kali dialami saat bertugas di pos jaga. Untuk menghilangkan stres dan penat banyak cara dilakukan selama tidak melanggar aturan.

Hal yang sama juga diungkapkan Tuti (25), tahun warga Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. "Aksi joget yang dilakukan anggota Brimob itu merupakan hal yang wajar. Mereka justru menghibur, bahkan semakin dekat dengan masyarakat. Toh mereka cuma sekedar menghilangkan kepenatan saat bertugas. Jadi mohonlah jangan dihukum ya pak Polisi", pinta Tuti. 


Mereka justru bersimpati dan terhibur ketika melihat tayangan video laki-laki satuan Brimob Polda Gorontalo tersebut.


"Ya kasian lah, masak begitu aja sampai dihukum, dia (Norman) hanya menghibur diri, nggak mengganggu kan?," tanyanya.


Seperti diketahui, video Norman bergoyang sambil mendengarkan lagu India berjudul Chaiyya Chaiyya dari salah satu film Shakhrukh Khan beberapa hari terakhir menjadi perbincangan di tengah masyarakat luas.


Sementara itu elit PDI-Perjuangan Pramono Anung tak mempermasalahkan aksi joget India yang dilakukan anggota Brimob Gorontalo tersebut. "Presiden bernyanyi saja tidak ada masalah, masa' ada rakyat yang joget dilarang," tegasnya.


Bahkan salah seorang anggota DPR RI meminta agar petinggi Polri tidak memberikan sanksi kepada Norman.[bmb]

Minggu, 03 April 2011

Aa Gatot Ingin Ciptakan Karya Film Spektakuler


Ziarah ke Kalibata, Aa Gatot Bukan Niat Pamer
Aa Gatot Brajamusti di TMP Kalibata Foto: Istimewa

JAKARTA - Aa Gatot ingin memberikan suri tauladan kepada re-generasi di organisasi Parfi agar berjuang di bidang seni dan budaya. Dirinya ingin berjuang seperti para pejuang terdahulu. Aa ingin memberikan sumbangsih untuk negara kita ini utamanya di bidang entertain. Saya ingin meninggal sebagai pahlawan bangsa. Tapi bagaimana caranya. Kita berpikir untuk umum, jangan berpikir untuk pribadi saja. Ziarah ini penting, untuk mengingatkan kelak atau di kemudian hari nanti," kata Aa Gatot Brajamusti disela - sela acara acara ziarahnya di Taman Makam Pahlawan Kalibata baru - baru ini.

Pada acara ziarah itu didampingi oleh sejumlah artis Parfi, yakni Elma Theana, Reza Artamevira, Rency Milano, Okie Agustina, Aida Saskia, Khrisna Mukti dan Hengky Kurniawan. Menurut Aa Gatot, bukan hanya suri tauladan yang akan dibuktikan. Sebagai bentuk keseriusannya, ia telah merencanakan akan membuat film tentang kepahlawanan yang akan digarap bersama Opick dan teman-teman di Parfi lainnya.

Sebelum diangkat sebagai Ketua Pelaksana Kongres Parfi, Aa Gatot bersama Opick ingin membuat karya film spektakuler yang belum pernah dibuat oleh pihak manapun juga. Saya saat itu belum terpikirkan dengan Parfi, saya tengah kosentrasi untuk membuat film, lantas ada yang mendatangi menawarkan saya. Mudah-mudahan Allah memberikan restu dan rezeki kepada saya," urainya. Tapi yang juga tak kalah penting, dalam menjalankan Kongres Parfi ke-14 nanti, bisa berjalan secara tertib dan tidak gontok-gontokan, pungkasnya. [bambang/bmb]

Sabtu, 02 April 2011

Pengusutan Dugaan Kasus Mark-up Pengadaan Komputer Dinas Pendidikan Dinilai Lamban


ACEH SELATAN - Pengusutan kasus   mark-up pengadaan 150 unit komputer di Dinas Pendidikan (Disdik) Aceh Selatan, dinilai lamban. Menyikapi permasalahan ini, Gerak Anti Korupsi (GeRak), Aceh dan Solidaritas Masyarakat Anti Korupsi (Somasi), mendesak pihak Kejaksaan Negeri (Kejari), Tapaktuan agar  serius dalam menuntaskan kasus ini.

Kejaksaan harus bersungguh-sungguh dalam mengusut kasus indikasi mark-up pengadaan 150 unit komputer dan perlengkapannya di Dinas Pendidikan di instansi tersebut. Dalam upaya pengusutan seputar persoalanan ini, jangan mudah diintervensi oleh pihak manapun. Hal ini diungkapkan Koordinator GeRAK Aceh Askhalani di Aceh Selatan baru – baru ini.

Dikatakan, dalam kasus indikasi mark-up yang telah dilakukan sejak Maret 2010 itu, pihak kejaksaan setempat telah menetapkan para tersangka sebagai pihak yang bertanggung jawab dalam kasus tersebut, yakni Zkn(Kadisdik Aceh Selatan), SK (Ketua Panitia Tender),  dan T SH selaku Direktur CV Adi Bishop.
Penanganan dugaan kasus korupsi mark-up pengadaan 150 unit komputer itu dinilai lamban, jadi sangatlah wajar jika kemudian mendapatkan berbagai tanggapan miring dari masyarakat. Bahkan, dalam kaitan permasalahan ini patut dicurigai  adanya upaya dari pihak tertentu yang  sengaja melakukan intervensi , sekaligus memperlambat proses penyelidikan kasus tersebut.

Somasi dan GeRAK, secara tegas  mendesak pihak BPKP perwakilan Aceh untuk  melakukan percepatan perhitungan kerugian negara akibat dugaan kasus pengadaan komputer itu. Sekaligus, mendesak pihak Kejaksaan Tinggi Aceh untuk melakukan pengawasan terhadap penangan kasus itu. Selain itu juga diharapkan untuk mencegah adanya intervensi dan mafia kasus. Sehingga potensi terjadinya peluang tindak pidana korupsi baru dalam penanganan kasus tersebut. “Kami akan terus mengawal proses hukum kasus ini hingga tuntas. Bila mana ditemukan adanya permaianan dalam penanganan kasus tersebut, maka kami akan laporkan ke pihak yang berkompeten,” ujar Askhalani dan Saiful Bismi.

Selasa, 29 Maret 2011

Dekel Ganti Baju Jadi LMK

JAKARTA - Dalam upaya meningkatkan kinerjanya agar lebih signifikan pada periode mendatang, kini nama Dewan Kelurahan (Dekel), berganti baju menjadi Lembaga Masyarakat Kelurahan (LMK).
Agar wilayahnya lebih maju katimbang pada era sebelumnya, proses penjaringan para calon pemimipin warga yang handal pun mulai getol dilakukan. Pemilihan bakal calon LMK itu secara serentak dilakukan pada awal bulan depan mendatang di masing - masing kelurahan di seluruh wilayah DKI Jakarta.
Fenomena itu tak ubahnya seperti pesta demokrasi Pilkada. Misalnya, di kelurahan Grogol Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan dan sekitarnya secara antusias, baik anggota Dekel, pengurus RW maupun ketua RT menempelkan pamlet pengumuman pendaftaran bakal calon LMK di sudut - sudut jalan dan gang. Secara demokratis, dalam rencana pemilihan LMK itu masing - masing wilayah RT mengirimkan 7 orang pemilih yang terdiri dari ketua atau pengurus RT serta tokoh masyarakat.

Menurut Hasbi, Ketua RT.09/RW.011 Jalan Keranti, Kemandoran 8, Grogol Utara, bagi warga yang memenuhi persyaratan dapat mendaftarkan diri sebagai calon anggota LMK kepada Panitia Pemilihan Bakal Calon (PPBC), atau kepada ketua RT setempat dengan mengisi formulir dan identitas. Sekaligus, mengajukan sejumlah persyaratan lainnya.

Misalnya, tidak pernah tersangkut pidana dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara, dengan dibuktikan surat berkelakuan baik atau SKCK. Lantas, merupakan tokoh masyarakat yang mempunyai integritas, moralitas, wawasan dan memiliki pengaruh dalam masyarakat. Berpendidikan serendah - rendahnya SLTA atau sederajat.[bambang/bmb]

Dekel Ganti Baju Jadi LMK

JAKARTA - Dalam upaya meningkatkan kinerjanya agar lebih signifikan pada periode mendatang, kini nama Dewan Kelurahan (Dekel), berganti baju menjadi Lembaga Masyarakat Kelurahan (LMK).
Agar wilayahnya lebih maju, proses penjaringan para calon pemimipin warga yang handal pun mulai getol dilakukan. Pemilihan bakal calon LMK itu secara serentak dilakukan pada awal bulan depan mendatang di masing - masing kelurahan di seluruh wilayah DKI Jakarta.
Fenomena itu tak ubahnya seperti pesta demokrasi Pilkada. Misalnya, di kelurahan Grogol Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan dan sekitarnya secara antusias, baik anggota Dekel, pengurus RW maupun ketua RT menempelkan pamlet pengumuman pendaftaran bakal calon LMK di sudut - sudut jalan dan gang. Secara demokratis, dalam rencana pemilihan LMK itu masing - masing wilayah RT mengirimkan 7 orang pemilih yang terdiri dari ketua atau pengurus RT serta tokoh masyarakat.

Menurut Hasbi, Ketua RT.09/RW.011 Grogol Utara, bagi warga yang memenuhi persyaratan dapat mendaftarkan diri sebagai calon anggota LMK kepada Panitia Pemilihan Bakal Calon (PPBC), atau kepada ketua RT setempat dengan mengisi formulir dan identitas. Sekaligus, mengajukan sejumlah persyaratan lainnya.

Misalnya, tidak pernah tersangkut pidana dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara, dengan dibuktikan surat berkelakuan baik atau SKCK. Lantas, merupakan tokoh masyarakat yang mempunyai integritas, moralitas, wawasan dan memiliki pengaruh dalam masyarakat. Berpendidikan serendah - rendahnya SLTA atau sederajat.
[bmb]

Senin, 28 Maret 2011

Aa Gatot Datang Film Horor Menghilang

JAKARTA - Telah sekian lama organisasi Persatuan Artis dan Film (Parfi), di tanah air meredup. Melihat kondisi ini publik pun seolah tak sabar menunggu figur yang peduli untuk memajukan dunia artis dan perfilman di Indonesia.

Melihat track record dan kemampuan yang dimiliki, sepertinya publik dan segenap insan film di penjuru tanah air secara koor menjatuhkan pilihannya kepada sosok seorang Aa Gatot Brajamusti.

Meski tak ambisi, karena memang sekedar dicalonkan, figur yang satu ini dinilai memiliki talenta dalam hal dunia perfilman. Dalam upaya memajukan industri film di tanah air, Aa Gatot menyimpan sejumlah kiat, sekaligus konsep yang cukup brilian dan melegakan.

Misalnya, saat terpilih menjadi ketua umum Parfi pada periode mendatang, dirinya mengaku siap berkompetisi dengan produksi film asing. Kongritnya, kedepan produk lokal akan lebih mendominasi produksi film manca negara. Berorentasi terhadap produksi film yang jauh lebih berbobot. Semisal, memproduksi film yang bersifat kolosal. Lantas, akan menghapus film horor yang dinilai merupakan pembodohan masyarakat alias tidak mendidik.

Selain itu, juga akan mengakomodir keberadaan artis muda berbakat. Kemudian, mendirikan sekolah akting, sekaligus menyewakan sarana atau peralatan film.

Ketika disinggung terkait keberadaan insan Pers diseputar kesediaannya untuk dicalonkan menjadi ketua umum Parfi, dengan rendah hati Aa Gatot mengaku tak kan berarti apa - apa tanpa keterlibatan wartawan. Untuk itu, jika bersedia dipercaya menjadi orang nomor satu di gerbong Parfi nanti, dirinya akan mengelola, sekaligus menerbitkan sebuah media. Bila perlu, selain diisi awak artis dan film, dirinya juga akan mengakomodir insan Pers menjadi anggota Parfi, pungkasnya.

Jelang Kongres ini, kru di kubu Aa Gatot kian bertambah hidup tatkala hadir seorang sosok Elma. Karena, selain menjadi juru bicara (Jubir), bintang muda yang satu ini dinilai rajin mensosialisasikan agenda dan program Aa Gatot dalam wacana Kongres mendatang. "Kehadiran Aa Gatot di dunia perfilman bukan saja layak dicalonkan menjadi ketua Parfi. Tapi, juga layak sebagai seorang pemberi suaka, sekaligus sebagai seorang konsultan bagi teman - teman di lembaga Parfi," ujar Elma. [bambang/bmb]

Jumat, 25 Maret 2011

PT KAI Tidak Peka, Puluhan Petugas Pengawalan Kereta Brantas Tak Dapatkan Uang Makan

JAKARTA - Puluhan petugas pengawalan Kereta Api (KA), Brantas jurusan Jakarta - Kediri mengeluh karena sudah empat tahun tak mendapatkan uang makan dari pihak PT KAI (Persero).

Hampir setiap malam Yoga dan kelima orang temannya menjalankan tugasnya untuk mengawal kereta rute Jakarta - Kediri Jawa Timur itu. Resiko pekerjaan yang dihadapinya pun terbilang riskan. Misalnya, ketika menangani ganasnya para begundal diatas gerbong kereta, namun demi kenyamanan penumpang mereka tetap siaga penuh. Wal hasil, berkat kesigapannya kereta yang dijaganya pun tergolong aman dari gangguan tindak kejahatan.

Disisi lain resiko tanggung jawab tugasnya sangat berat, sementara fasilitas yang mereka dapatkan pun jauh dari harapan. Pasalnya, mereka hanya mendapatkan gaji standar UMR. Ketika disinggung sekitar persoalan ini, Yoga mengaku tak berani mengajukan permohonan uang makan kepada sang atasan. Dia dan teman - teman seprofesinya seolah pasrah menerima keadaan.

"Mudah - mudah pihak pimpinan PT KAI lebih peka dan peduli terhadap bawahannya. Sehingga nasib saya dan teman - teman keamanan PKD lebih diperhatikan, paling tidak mendapatkan fasilitas yang lebih layak," ujar Yoga melas. [pande priyoto/bmb]

Hore, UPT Perikanan Muara Angke Akomodir Pengusaha Kecil dan Menengah

JAKARTA - Dalam upaya melakukan pembenahan, utamanya kawasan Muara Angke agar lebih baik sekaligus menjadi sebuah kebanggaan, kini kepala Unit Kepala Teknis Pengelola Kawasan Pelabuhan dan Pangkalan Pendaratan Ikan (UPT - PKPPI), Muara Angka yang baru menjabat, Nugroho Syamsubagiyo melakukan sejumlah gebrakan akan membantu para pengusaha setempat.

Sementara itu pihak suku dinas peternakan dan pertanian DKI Jakarta, Jaja Darjamuni berjanji akan membantu pengusaha  agar mendapatkan izin ekspor. Lantas, melakukan pembinaan kepada para nelayan, terutama pengusaha kecil dan menengah. Memfungsikan pasar Higienis guna melakukan pengecekan ikan yang masuk di Muara Angke, sekaligus mencegah penggunaan bahan - bahan yang mengandung zat yang merusak kesehatan manusia.

Selain itu, giat melakukan sosialisasi kepada para pengusaha, baik kecil maupun menengah terkait lahan perikanan yang masih berbentuk rawa atau tambak seluas 7 hektar. Yang mana dalam waktu dekat ini akan diuruk dengan puing - puing. Hal ini diungkapkan Jaja Darjamuni, Selasa (22/3).

"Saat ini telah terjadi pergantian Kepala UPT PKPPI Muara Angke dari yang lama bapak Sutrisno ke bapak Nugroho selaku kepala UPT yang baru. Nah, buat apa terjadi pergantian jika kedepan tidak ada perubahan dalam sistim, sekaligus penataan wilayah UPT terutama di Muara Angke," ujar Bakti.

Dalam acara itu juga dihadiri staf dan jajaran Kasie fasilitas UPT PKPPI dengan sejumlah nara sumber, yakni Bakti Irawan kepala bagian aset Pemerintah DKI Jakarta. Ketika H.Sugianto salah seorang pengusaha menanyakan seputar upaya sosialisasi guna meningkatkan taraf hidup para pedagang, Bakti Irawan berharap agar para pengusaha, baik kecil maupun menengah untuk bersinergi dengan pihak UPT PKPPPI Muara Angke. Selain itu juga dilakukan pemaparan atau tata cara penggunaan aset milik Pemda, utamanya aset perikanan UPT PKPPI. Lantas, menjadi fasilitator para pengusaha untuk mempersiapkan sarana penunjang usaha, urainya.[bambang/sugi]

Binatang Anjing Kacaukan Pertandingan Sepak Bola Persib Bandung Vs Persiwa

BANDUNG – Tak terpikirkan sebelumnya jika tiba – tiba ada binatang anjing yang berhasil menerobos masuk lapangan pertandingan. Peristiwa menegangkan sekaligus menggelitik ini terjadi ketika tengah digelar pertandingan akbar antara tuan rumah Persib Bandung melawan tim tamu Persiwa Wamena, Kamis (24/3).
Jika yang membuat ulah itu adalah suporter mungkin tak heran. Tapi anehnya justru seekor binatang yang memporak – porandakan sebuah pertandingan bergengsi. Akibat ulah binatang anjing yang berhasil masuk lapangan, akhirnya pertandingan yang tengah seru – serunya ditonton itu menjadi kacau. Pertandingan sempat terhenti dengan durasi waktu cukup lama. Pertandingan baru bisa digelar lagi, ketika pihak panitia dan sejumlah pemain, ekstra keras mengusir makhluk iseng itu keluar dari lapangan pertandingan.
Peristiwa heboh binatang anjing masuk lapangan pertandingan saat tim tuan rumah berhasil menekuk tamunya dengan skor 2-0. Kebuntuan Persib Bandung terjawab sudah lewat kemenangan atas Persiwa Wamena, Kamis malam. Meski akhirnya menang telak 5-2, Maung Bandung, julukan Persib, jangan sampai terlena menghadapi tamu Papua lainnya dua hari lagi. Pasukan Daniel Roekito akan menghadapi tim tangguh Persipura Jayapura.
Kebuntuan Maman Abdurrahman cs saat menekuk Persiwa sungguh luar biasa. Trigol Miljan Radovic serta sumbangan Airlangga dan Hilton menambah lengkap pesta Persi malam itu dengan skor akhir 5-2. Ini kali kedua anak-anak Maung Bandung membukukan lima gol setelah pada pertemuan pertama dengan Persiba Balikpapan ditaklukan 5-1.
Sejumlah pendukung fanatik Maung berharap, dengan terjadinya peristiwa tersebut, pada pertandingan – pertandingan berikutnya, kecerdikan dan kelincahan Persib Bandung melebihi bintang itu. Hingga berhasil menekuk setiap lawan – lawannya.

Rabu, 23 Maret 2011

Pengakuan Jujur Dari Seorang Pegawai Tenaga Pijat Refleksi

Jakarta - Diterpa tudingan miring maupun perlakuan yang membuat tak nyaman dihati merupakan hal yang biasa bagi profesi seorang tenaga pijat. Yuni (42) tahun, warga Lebak Bulus, Jakarta Selatan ini seolah kenyang dengan pengalamannya, baik suka maupun duka ketika menjalani profesi sebagai tenaga pijat. Pengalaman pahit yang dialami seorang Yuni, misalnya saat bekerja di Five Star tempat refleksi dan family massage terlengkap, termewah dan terbesar di Jakarta, tepatnya di jalan Meruya Ilir no 48, Srengseng, Kembangan Jakarta Barat.

Di tempat kerjanya, lagi -lagi dirinya mendapatkan kesan dan perlakuan tak menyenangkan dari salah seorang pengunjung. Sebagai karyawan terbilang senior, guna memberikan pelayanan yang baik, tentunya dia selalu mengedapankan keramahan, hingga tak pernah membeda - bedakan antara sesama pengunjung. Namun rupanya upaya dan etikat baik yang di terapkanpun belum cukup, bahkan dirinya dituding bersedia menerima layanan plus - plus. Meski, mendapatkan perlakuan yang kerap tak mengenakkan, namun wanita paruh baya ini tetap tabah dan sabar.

"Bekerja disini saya dituntut profesional mas. Bagaimana bisa melakukan layanan plus - plus, sementara ditempat kerja ini hampir disetiap sudut ruangan dilengkapi kamera CCTV. Belum lagi lokasi ruangannya sangat terbuka. Wah kalo nekat melakukan hal itu tentu tak ada ampun, saya bisa dipecat bos karena memang selalu terpantau oleh kamera," ujar Yuni.

Masih kata Yuni, disetiap lantai dan ruangan selalu dipenuhi, baik para pelanggan maupun karyawan - karyawati Five Star. Selain itu di lokasi kerja juga disediakan sarana tempat ibadah. Jadi rasanya jelas tidak mungkin kalo tempat ini dijadikan ajang plus - plus. "Karena Five Star dinilai steril alias tak sesuai dengan tudingan sejumlah orang, sehingga suami mengizinkan saya bekerja disini. Jadi tidaklah heran kalau saya semakin betah dan nyaman bekerja di Five Star," urainya.

Sementara itu, Ihsan salah seorang manajemen Five Star membenarkan serangkaian pengakuan yang diungkapkan oleh rekan sekerjanya Yuni, bahwa lokasi ini semata hanya merupakan tempat atau layanan jasa refleksi. Jadi rasanya tidaklah relevan jika ada pihak - pihak yang tega menghembuskan rumor miring yang diarahkan ke pihak Five Star. Sementara disisi lain, dengan tangan terbuka pihak manajemen juga telah mengakomodir warga disekitar lingkungan.[bmb/dn]